PSSI

PSSI
Indonesia

Selasa, 02 Agustus 2011

Wim, Alfred, Pikal + Iman Arif


Keberhasilan TimNas Garuda saat AFF 2010 silam tidak terlepas dari peran pelatih Alfred Riedl dan Wolfgang Pikal sebagai asistennya. Dan tak terlepas keberhasilan Iman Arief untuk menaturalisasi pemain asing berkat. Riedl menurut saya adalah sebagai bapak penemu formula sepak bola Indonesia. Semenjak Beliau melatih menurut saya, kecintaan masyarakat Indonesia untuk melihat Garuda mentas semakin besar. Terbukti untuk saat ini, menurut saya setiap pertandingan Garuda yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno , Senayan Jakarta slalu penuh , dan tiket ludes terjual. Malah sampai sampai ada layar tancep distadion semegah SUGBK ini.


Terpekir dalam benak saya, terlepas dari status pemain junior, saya sebagai masyarakat berpikir... Untuk kondisi sekarang Riedl sangat tidak pantes untuk dipecat. Saya berpendapat untuk menjadikan ketiganya yakni Riedl, Pikan, dan Iman Arif sebagai Direktur Teknik TimNas. Disini mereka bertiga dapat bekerja pada bidang pembinaan dan pencarian bakat ( scouting ). Wim dkk tetap untuk melatih TimNas Senior. Dan untuk Pak Aji dan Pak Rahmad, tetap memegang U-23. Menurut saya komposisi seperti ini sangat baik secara management.

Semoga PSSI bisa mentas di Brazil 2014. Amin. Ini menjadi berkah puasa seluruh rakyat Indonesia.
Namun satu hal yang harus kita ingat,, "berbeda pelatih ataupun staff, warna bendera tetap dan emblem kita juga tetap. Jadi Garuda harus terbang tinggi."

Bravo Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar