PSSI

PSSI
Indonesia

Senin, 15 Agustus 2011

Sejarah TimNas Indonesia di PD 1938

Indonesia di Piala Dunia 1938

Sejarah persepakbolaan negeri ini dicatat dalam buku History of Java yang ditulis oleh Gubernur Jenderal Raffles, yang menyinggung kegemaran kaum pribumi terhadap sepak bola. Berangkat dari permainan bola dari rotan, jeruk bali atau buah kelapa yang dikeringkan. Sementara pada jaman pergerakan, Bung Karno ketik...a keluar dari penjara Sukamiskin langsung meminta ijin kepada M. Husni Thamrin, sebagai Pembina VIJ – Voetballbond Indonesisch Jakarta – cikal bakal Persija, untuk melakukan tendangan kehormatan dalam pertandingan di sana. Rakyat dan pemimpin negeri ini mempunyai kegemaran yang sama.

Sepak bola adalah suara rakyat, mungkin kalimat ini yang akan bisa menceritakan bahwa sportifitas dan kemampuan menjadi jalan mencapai goal atau tujuan. Ketika semua berharap kepada tim kesebelasannya, merekapun menilai kemampuan permainannya dan tak lupa berharap bola yang didapat mampu digiring mencapai tujuan bersama. Tujuan penonton dan pemainnya.

Mungkin seperti inilah cermin “tim kesebelasan” yang kita daulat menjadi pemimpin negeri ini, namun sayang tak ubahnya dengan tim kesebelasan sepak bola negeri ini yang hanya mempunyai sejarah panjang namun belum mempunyai catatan keberhasilan yang panjang pula. Padahal para rakyat yang merangkap sekaligus penonton sangat berharap sportifitas pemangku kuasa dan “tim” pengkritiknya mampu memberikan gol-gol yang menakjubkan.

Dan hal yang juga tak terduga, dari sejarah lahirnya organisasi persepak bolaan kita yaitu Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang lahir di bulan April 1930, bahwa inilah organisasi olahraga yang pertama menggunakan nama Indonesia dan ini terjadi jauh sebelum Indonesia Merdeka. PSSI menjadi wadah persatuan klub-klub yang pada masa tersebut banyak tersebar di seluruh tanah air. PSSI untuk pertama kalinya diketuai oleh Soeratin Sosrosoegondo, seorang insinyur lulusan Jerman yang lama tinggal di Eropa.
Klub SVVB Batavia, 1929

Tidak ada komentar:

Posting Komentar