Salam Tim Nasional Indonesia...
Meski kali ini engkau terpuruk, kami yakin garuda masih bisa meraih yang terbaik. Kekalahan dari Bahrain pada pertandingan ke-2 Grup E Quals Zone Asia di SU GBK Senayan 6 Sept 2011 silam, memang akan menjadi hari yang akan diingat kedua negara, dan bagi itu hari itu adalah menyakitkan bagi seluruh rakyat republik ini. Saya akan mencoba mengilas saat-saat itu, sebelum pertandingan berlangsung....................
Saya, Aldo adalah pemuda yang beranjak dewaasa. Saya sama seperti anak-anak SMA sebaya saya. Namun ada sedikit perbedaan, saya mungkin sudah pernah membela TimNas Indonesia, tepatnya TimNas U-15. Saya bangga karna U-15 bisa juara asia tingkat pelajar. Memang banyak puluhun ribu orang diSenayan saat itu yang tidak tahu bahwa saya pemain junior. Pagi itu kira-kira pukul 7, saya sudah mulai bersiap dan mandi, setelah sebelumnya saya sempatkan makan. Saya sangat bersemangat pagi itu. Berharap pada TimNas Indonesia. Seperti biasanya, saya menunggu rumah saat ibu saya sedang mengantar adik-adik saya sekolah. Saya pikir, karna hari itu saya masih libur dan kebetulan hari terakhir saya libur,, saya memutuskan untuk saya yang sesekali mengantri tiketnya, karna ayah saya sudah masuk kerja dan banyak pasien di rumah sakitnya. Saya pun diantar ibu saya untuk naik bus jurusan BLOK-M - BEKASI (AC05). Sekitar pukul 8.20 (saya sempat melihat jam tangan CASIO saya), saya duduk dibus. Kebetulan saya duduk dipaling depan. Di tol memang cukup lancar, tetapi saat ingin keluar Semanggi mulai ada kemacetan. Dijalan saya juga melihat barisan supporter yang akan mengantri tiket pagi itu. Sampailah sudah saya digerbang GELORA BUNG KARNO sekitar pukul 09.40( melihat jam BB saya karna kebetulan ada BBMan dari pelatih saya yang kebetulan juga akan menonton ). Hmmmmm...... memang masih terlihat sepi antrian dari luar stadion. Dari situ saya langsung mendekati stadion. Ternyata sekitar sektor V-IX sudah ada, bagi yang memesan tiket, dan saya dengar juga di Manggarai juga ada, tepatnya di RAJAKARCIS.com. Dari situ saya berpikir "wah kalo TimNas kalah gimana yaa??? kasian bgt deh ribuan orang ini. cape2 antri, duit juga banyak keluar... ckcckk". Lalu saya bertemu seorang bapak bersama anaknya yang juga sedang mencari loket timur, sama seperti saya. Saya pun berjalan bersama bapak itu sambil bercerita. Bapak itu menyahut saya "gimana sih pengurus baru ini?? sama saja ..yg buka bukannya loketnya tapi calo udah ada!!!" bapak itu dari Ciputat, kelihatannya dia agak kesal. Dan ternyata loket juga baru akan dibuka pukul 11.00. Saya lihat antrian pun semakin panjang. Loket yang dibuka masih saya loket timur saja. Akhirnya saya mengantri selama 2 jam samapi jam 1 siang untuk mendapatkan 2 buah tiket kategori 3 buat saya dan ayah saya yang akan langsung ke GBK sehabis pulang kerja dari RS.PLUIT Penjaringan, JakUt.Setelah mendapatkan tiket, saya bertemu 2 pemuda asal Sukabumi yang baru tiba pagi tadi jam 4, dan sudah berada di SUGBK tercinta katanya... Mereka juga ikut SSB di Sukabumi. Sama seperti yang ikut SSB juga, kita semua berharap untuk bisa berjumpa diTimNas. Setiap pertemuan dgn orang2 di GBK slalu ada semangat baru buat saya. Dan mereka pun akan pergi makan, saya hanya bersalam " semoga ketemu di TimNas sob." kami pun berpisah menyiapkan makan masing-masing. Saat itu saya makan nasi+rendang. Begitu laparnya saya. Setelah 3 jam menunggu ayah saya, beliau pun datang, kebetulan beliau berencana mendokumentasikan pertandingan ini jadi beliau membawa kamera. Saya pun langsung disuruhnya untuk merekam situasi sebelum pertandingan. Ayah saya sempatkan dirinya makan somay dan membeli 8 buah aqua gelas untuk minum didalam stadion. Kebetulan om saya sedang bertugas di kamera man SCTV. Bus TimNas pun masuk lebih awal, disusul bus Bahrain dan SBY beserta para staffnya. "Hiduplah INDONESIA RAYA...." pertandingan pun berlangsung, petesan dimenit awal berdetak "duer duerr dueeeerrr.." dan terompet. Itu berlangsung di 15 menit awal. Hingga pertengahan babak 1 TimNas banyak kehilangan bola. Dan puncaknya gol Bahrain tercipta dipenghujung babak 1. Saya bersema 2 orang cewe disamping kiri saya sedikit kecewa. "yah payah Markus!!" ungkap 2 cewe tersebut. Ayah saya sibuk sekali mendokumentasikan pertandingan ini. 1-0 untuk Bahrain dibabak 1. "priiiiiiitttt..." pluit babak 2 dimulai. Koordinasi TimNas makin buruk. Puncaknya menit 60an gawang TimNas kembali terbobol. Saya melihat 2 cewe cantik disebelah saya (naksir tapi gk tau namanya, tpi dia org Bekasi juga pulang bareng saya). Mereka berdua makin terlihat lesu. Ayah saya juga terlihat begitu. " yah Do, kasian kamu udah ngantri." kata ayah. " udh pah gk apa2lah yg penting semangat aja." ungkap saya disela-sela keributan penonton yang mulai menendangi pagar pembatas stadion. 2-0 untuk Bahrain. Pertandingan sempat terhenti karna ulah supporter yg katanya karna petasan!! Saat itu terlihat jelas petasan hanya untuk membangkitkan semangat!! bukan diarahkan kepemain Bahrain. saya melihat jelas, karna saat menit 60an supporter TimNas sudah sangat sepi yel-yel. Saya sangat tdk setuju keputusan wasit KorSel. Singkat cerita,, pertandingan pun berlanjut tanpa ada perpanjangan waktu!!. 2-0 menang Bahrain. Supporter kecewa. Dan sedikit saya mendengar usikan "TURUNKAN WIM!" sAYA pikir ini terlalu dini. Saya dan ayah saya pulang dengan kecewa. "yah kalah lagy!!" kata bokap. Yang menarik kami berdua masih menunggu bus TimNas pulang ke hotel, guna memberi semangat dan mendokumentasikannya. Saya sampai dirumah pukul 11.00 malam. Saya langsung mandi cepat dan tidur lelap.
Setelah itu paginya saya bangun. 7 Sept 2011. Itu hari pertama saya masuk sekolah setelah lebaran. kebetulan saya masuk siang. Saya sempatkan menonton berita TimNas. Ouuhh ternyata biangnya adalah kata2 Wim yg kasar pada pemain.
Saya berharap BP sebagai captein bisa mengkondisikan semuanya. Saya harap kita bisa memetik hikmahnya. Amin.
Berikut foto-foto yang saya ambil distadion, dan untuk video saya akan sharekan diwaktu mendatang. SALAM SPORT. BRAVO INDONESIA.
Orang yg jauh jauh dari Papua tertidur lelah sebelum pertandingan
Gambar dari teman saya Gumilar :
......................................................................................................................................................................
Ade saya Cio :


























Tidak ada komentar:
Posting Komentar